JellyPages.com

Desember 28, 2013

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA C59


C59 merupakan kependekan dari Caladi Lima Sembilan, ini merupakan nama salah satu gang di kota Bandung. Ditempat ini Marius Widyarto Wiwied yang lebih dikenal dengan nama Wiwied memulai usahanya dalam bidang industri garmen khususnya tshirt printing (kaos oblong sablon). Usaha garmen ini dimulai pada tahun 1980, pada awalnya berbentuk badan usaha perseorangan dengan modal awal sebesar Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah). Modal awal ini diperoleh dari hasil penjualan kado perkawinan Wiwied dengan Maria, istrinya yang dinikahi pada tahun 1980. Modal sebesar itu digunakan untuk membeli 2 unit mesin jahit dan 1 unit mesin obras, juga bagi modal kerja untuk belanja bahan baku dan upah.
MATERIAL
PROSES PRODUKSI
1. POTONG
Proses potong merupakan proses pertama yg dilakukan, dalam proses ini keterangan pada lembar kerja di realisasikan ke dalam bentuk potongan kaos sesuai dengan model yang di minta. Jumlah potongan yang dapat dihasilkan dalam sehari kurang lebih 2500 potong untuk oblong biasa (sport/reglan). Tata cara yang biasa dilakukan oleh operator potong sebelum kain tersebut di potong adalah sebagai berikut:
1. Memeriksa lembar perintah kerja potong, yang bertujuan untuk mempersiapkan jenis bahan/kain yang di potong sesuai dengan permintaan.
2. Bahan yang sudah di siapkan tersebut, dihampar pada meja potong sampai dengan jumlah potongan yang diminta
3. Di pola, yaitu bahan tersebut di gambar model nya di atas kain yang paling atas dengan memakai sejenis kapur.
4. Cutting, yaitu bahan yang sudah di pola tersebut di potong mengikuti pola yang sudah ada.
5. Bahan yang sudah di potong dipisah-pisah sesuai keterangan warna bahan per order, karena pada saat memotong bisa terdiri daribeberapa order. Bahan tersebut selanjutnya diberi kode dengan menempelkan nomor order pada selembar kertas di ujung ikatan kain, supaya tidak tercampur.
2. SORTIR
Tujuan dari proses sortir ini adalah untuk menghindari adanya cacat kain, sebelum bahan tersebut di sablon baik berupa goresan maupun lubang-lubang, juga untuk lebih memudahkan bagian sablon dalam proses printing, karena di bagian sortir badan kain yang akan di sablon sudah dipisah sesuai keterangan pada LEMBAR KERJA ORDER.
3. GAMBAR
Dari sekian yang ada nampaknya bagian ini yang paling vital, karena didalamnya terdapat beberapa unsur yang sangat berhubungan dengan bagian yang lainnya, mulai dari afdruk, stel, sablon serta keindahan dari gambar yang di hasilkan. Waktu yang diperlukan untuk bagian ini dalam kondisi normal adalah 2-3 hari.
4. AFDRUK
Untuk gambar yang sudah menjadi klise berarti sudah siap untuk di afdruk, klise tersebut harusdi sortir
dahulu yang bertujuan untuk menentukan ukuran screen yang akan di pakai.
Penentuan ukuran screen ini di sesuaikan dengan besarnya gambar yang akan di cetak.
Dalam proses afdruk ada beberapa tahap yang harus di tembuh sebelum screen siap di stel, diantaranya:
-Penyortiran gambar(seperti di uraian di atas)
-Pemolesan screen dengan SUPER-X yang bertujuan agar gambar dari klise yang akan di afdruk bisa keluar, teta[l terlebih dahulu harus di keringkan lagi setelah proses pemolesan tersebut. -Penyinaran, yang bertujuan menyinari screen yang sudah di tempeli dengan klise agar gambarnya bisa keluar/ ada dalam screen.
-Penyemprotan, dalam tahap ini screen yang sudah selesai disinari disemprot dengan air agar partikel-partikel screen(monil) dapat lepas sehingga membentuk gambar seperti pada klise. Dalam proses ini operator harus berhati-hati supaya screen tidak sampai jebol/rusak.
-Pengeringan sekaligus penambalan. Screen yang masih dalam keadaan basah setelah di semprot di jemur/di oven agar cepat kering, yang selanjutnya screen tersebut di tambal dengan sejenis obat yang berguna mentup screen yang bocor dan bila mana proses tersebut sudah selesai berarti sudah siap untuk di stel.
5. STEL
Tujuan dari proses ini agar ganbar yang di sablon letak gambarnya bisa pas antara tiap warna, karnena dalam satu gambar bisa terdiri dari beberapa warna. Cara yang biasa dilakukan biasanya dengan mencoba menyablonnya pada selembar kain putih agar hasil sablonnya bisa lebihjelas kelihatan. Kemudian tiap screen ya g akan di stel posisi gambarnya di buat pas dengan gambarpada kain tersebut. Kapasitas stel normal sehari mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB adalah 24 order. Waktu yang di perlukan proses ini l(satu)hari dalam kondisi normal.
6. SABLON
Proses ini dapat terlaksana bila didukung oleh 3 faktor yaitu bahan yang akan di sablon, obat,dan screen yang sudah di stel. Untuk setiap operator sablon didampingi oleh dua orang pembantu/knek, bila mana satu knek atau sebaliknya tidak hadir, proses tersebut tidak bisa jalan, sehingga kerjasama dan kekompakan sangat perlu pada bagian ini, mengingat system kerjanyaTEAM WORK. Kapasitas normal untuk bagian sablon per hari dapat mencapai 8.000 potong, sudah termasuk TS(tanpa sambungan) untuk interval waktu 24 jam
7. PRESS/SETERIKA
Pada tahap ini bahan yang sudah di sablon hams di press terlebih dahulu agar hasil sablonnya lebih bisa tahan lama dan tidak bau obat/cat sablon. Dalam proses ini nampaknya tidak terlalu banyak kendala yang berarti dan waktu yang diperlukan adalah l(satu) hari dengan kapasitas perhari mencapai 3.000-4.000 potong.
8. JAHIT/OBRAS
Bahan/kain yang sudah di sablon di sambung agar menjadi kaos yang sudah jadi(siap pakai). Perlu diketahui sebelum di obras kain yang siap tersebut dicocokkan dahulu kode bahannya, karena untuk setiap pemotongan bahan, warna kainnya tidak bisa samaftidak matching) baru setelah itu di bagikan ke operator obras/ jahit. Kemampuan rata-rata dari setiap operator obras dalam sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB adalah 125 potong.
Kemempuan rata-rata dari setiap operator zoom dalam sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB adalah 450 potong. Kemampuan rata-rata dari setiap operato tindes dalam sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB adalah 450 potong.
Jadi yang dimaksud dengan kapasitas normal untuk bagian obras/jahit ini adalah 1.800 potong per hari untuk oblong sport/raglan. Waktu yang diperlukan pada proses ini adala 2(dua)hari dalam kondisi normal, sedangkan untuk oblong krag, oblong model V dan sport tennis dapat memakan waktu yang . lebih lama pengerjaannya dari pada oblong biasa.
9. FINISHING
Tujuan dari proses ini adalah untuk membersihkan kaos /oblong dari benang atu pun kotor-kotor yang masih bisa di bersikan dan untuk merapihkan kaos/oblong tersebut dilipat untuk selanjutnya dimasukan kedalam plastic seal sampai dengan siap paket/kirim.
10. PAKET
Paket ini merupakan proses paling akhir dari rangkaian proses produksi yang ada, dan barang yang sudah packing dari bagian finishing dikirim ke setiap cabang dengan cara di kirim langsung oleh bagian ekspedisi/paket atau bisa dengan melalui jasa pengiriman
MONEY
Membahas mengenai jumlah produksi dan permintaan terhadap kaos C59 , saya akan mencoba memaparkan berapa banyak produksi dalam setahun dan jumlah permintaan kaos C59, serta dampak penentuan harga eceran tertinggi terhadap penjualan kaos C59 .
Dalam sebulan, produsen C59 dapat memproduksi sekitar 60 ribu pieces kaos, dengan rata – rata jumlah permintaan sekitar 40 ribu pieces, dan harga yang ditawarkan adalah Rp60 ribu / pieces. Jika digambarkan dalam bentuk kurva maka harga keseimbangan akan dicapai pada harga Rp60 ribu dan kuantitas barang sebanyak 40 ribu pieces . Oleh karena itu permintaan konsumen dapat terpenuh.
Untuk menghindari kenaikan harga kaos penjualan di setiap distro pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi. Pemerintah menetapkan harga sebesar Rp 50000 ,  maka dampak dari penetapan harga eceran tertinggi itu adalah terjadinya shortage,karena dengan menurunnya harga kaos tersebut otomais jumlah permintaaan pun akan meningkat  , namun kapasitas produksi hanya mencapai 60.000 pieces/bulan . Oleh karena itu akan terjadi kekurangan kuantitas untuk memenuhi permintaan konsumen . Tetapi pada kenyataannya , produsen C59 dapat memenuhi jumlah permintaan konsumen , sehingga terjadi surplus barang . Untuk menangani surplus tersebut produsen C59 pun melakukan ekspor barang ke berbagai Negara , tidak hanya pasar lokal tapi pasar internasional.
Bersamaan dengan di bangunnya took retail (showroom) yang pertama di jalan Tikukur No.10. Pada tahun ini pula penjualan C59 semakin meningkat dengan dengan omzet di atas  Rp 1 miliar.
MACHINE
Tahun 1986 C59 beroprasi dengan 20 mesin jahit. Dan pada tahun 1990, C59 semakin berkembang dengan membangun pabrik dan fasilitas modern.
MAN
C59 telah membuka showroom di daerah lain,seperti Balikpapan, Bali,Yogya dan kota lain sehingga kini ia memiliki sekitar 600 outlet di Indonesia dengan mempekerjakan sekitar 4000 karyawan.
Source
http://informationtechnologycreative.blogspot.com/2012/01/sejarah-dan-produksi-c59.html
http://daraveriw.blogspot.com/2011/11/revolusi-kaos-c59.html
http://hettyherawati2704.wordpress.com/2012/03/01/laporan-praktik-kerja-lapangan-pkl-ke-sentra-usaha-tahu-susu-lembang-dan-c59/

November 04, 2013

Sistem Infomasi Manajemen


Nama kelompok :
Devi Hermawati                    (41211930)
Ella Safira                              (47211961)
Tri Minarti                             (48211453)
Nawangsih Nur Wimayanti (45211118)
Prabu Dharmawan Arif       (45211545)
Kelas                                       : 3DA02
Matkul                                     : Sistem Informasi Manajemen



PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Seiring dengan perkembangan teknologi komputer dan teknologi informasi, sekolah-sekolah di Indonesia sudah waktunya mengembangkan Sistem Informasi manajemennya agar mampu mengikuti perubahan jaman.
SISKO mampu memberikan kemudahan pihak pengelola menjalankan kegiatannya dan meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas sekolah dimata siswa, orang tua siswa, dan masyakat umumnya.Penerapan teknologi informasi untuk menunjang proses pendidikan telah menjadi kebutuhan bagi lembaga pendidikan di Indonesia. Pemanfaatan teknologi informasi ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan. Keberhasilan dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan akan ikut menentukan kelangsungan hidup lembaga pendidikan itu sendiri. Dengan kata lain menunda penerapan teknologi informasi dalam lembaga pendidikan berarti menunda kelancaran pendidikan dalam menghadapi persaingan global. Pemanfaatan teknologi informasi diperuntukkan bagi peningkatan kinerja lembaga pendidikan dalam upayanya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer. Dengan demikian dapat memberikan keuntungan dalam efisien waktu dan tenaga.
Penghematan waktu dan kecepatan penyajian informasi akibat penerapan teknologi informasi tersebut akan memberikan kesempatan kepada guru dan pengurus sekolah untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan pembinaan kepada siswa. Dengan demikian siswa akan merasa lebih dimanusiakan dalam upaya mengembangkan kepribadian dan pengetahuannya.
Sebagai contoh yang paling utama adalah sistem penjadwalan yang harus dilakukan setiap awal semester. Biasanya membutuhkan waktu lama untuk menyusun penjadwalan, Dengan SISKO dapat selesai dalam waktu singkat. Untuk mempermudah bagian administrasi kurikulum sekolah, SISKO menyediakan fasilitas istimewa yang merupakan inti dari sistem kurikulum sekolah yaitu membantu dalam pembuatan penjadwalan mata pelajaran sekolah yang dapat diproses tidak lebih lama dari 10 menit.
Administrator hanya akan memasukkan kondisi dari masing-masing guru yang akan mengajar baik itu dalam 1 minggu seorang guru dapat mengajar berapa jam, selain itu dapat juga melakukan pemesanan tempat dan penempatan hari libur masing-masing guru dalam 1 minggu masa mengajar. Setelah semua kondisi dimasukkan, sistem akan memproses semua data tersebut sehingga menghasilkan jadwal yang optimal dan dapat langsung dipakai karena sistem akan mendeteksi sehingga tidak akan ada jadwal yang bertumpukan satu dengan yang lainnya. Setelah semua kondisi dimasukkan, sistem akan memproses semua data tersebut sehingga menghasilkan jadwal yang optimal dan dapat langsung dipakai karena sistem akan mendeteksi sehingga tidak akan ada jadwal yang bertumpukan satu dengan yang lainnya. Setelah permasalahan penjadwalan dapat ditangani dengan baik, hal yang tidak kalah pentingnya adalah memasukkan data siswa (penilaian siswa). Program SISKO telah menyediakan fasilitas untuk penanganan penilaian siswa yang secara langsung memasukkan nilai ke dalam raport dan siap dicetak. Untuk sistem penilaian siswa, yang dapat melakukan pengisian hanya Guru yang mengajar mata pelajaran. Sistem penilaian telah disesuaikan dengan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) sehingga masing-masing guru dapat memasukkan deskripsi narasi dari mata pelajaran. Untuk menampilkan data penilaian dapat disesuaikan kembali dengan kebijaksanaan dari masing-masing lembaga pendidikan apakah ingin menampilkan data nilai akhir siswa maupun menampilkan data nilai siswa setiap kali mengadakan test ataupun tugas tertentu.
Selain Modul untuk penjadwalan dan Modul Penilaian siswa, SISKO juga memberikan fasilitas untuk bagian administrasi keuangan sekolah dalam hal pembayaran SPP siswa. Bagian administrasi dapat langsung mengecek siapa siswa yang mempunyai tunggakan SPP dan untuk detail histori pembayaran SPP dari masing-masing siswa dapat dicetak seperti mencetak buku tabungan di bank sehingga mempermudah pekerjaan pihak administrasi keuangan. Administrasi keuangan dapat langsung melakukan pengaturan data pembayaran masing-masing siswa sesuai dengan kebutuhan dan dapat diubah sewaktu-waktu apabila ada kenaikan pembayaran SPP. Apabila siswa tersebut akan melakukan pembayaran, petugas dapat langsung memasukkan data. Hal sama juga dapat dilakukan untuk Data pembayaran Sumbangan Sukarela dan Tabungan Karyawisata.
Dengan berbagai fasilitas yang ada di program SISKO, penerapan SISKO sangat menguntungkan lembaga pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kinerja lembaga pendidikan. Oleh karena itu SISKO diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi lembaga pendidikan dalam :
• Penyimpanan dan pengolahan data siswa, staf, keuangan, dan asset sekolah
• Analisis perkembangan kinerja siswa, guru, dan sekolah dari periode ke periode
• Penyediaan informasi tentang perkembangan studi siswa kepada Guru Wali dan Orang Tua
• Penyediaan informasi untuk mendukung pelaporan kepada Kantor Dinas Pendidikan yang terkait dengan Ujian Akhir Nasional (UAN) dan Badan Akreditasi Sekolah (BAS)
• Pengolahan data menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan
• Pengelolaan perpustakaan termasuk katalogisasi buku-buku, penelusuran buku, proses peminjaman dan pengembalian buku, status keberadaan buku, dan penetapan jumlah denda.
 
Penyediaan komunikasi yang berupa instant messaging kepada stakeholder-nya dengan memanfaatkan teknologi internet dan teknologi komunikasi nirkabel.

Manfaat IT Dalam Pendidikan

Information technology (IT) atau yang biasa kita sebut teknologi informasi (TI) tanpa kita sadari telah menjadi bagian dalam kehidupan kita sehari-hari, mulai dari internet, wordprocessor, spreadsheet dan database, kini itu semua telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Teknologi informasi telah menjadi suatu hal yang penting bukan hanya untuk orang yang terjun di dalam bidang komputer, teknik, atau perbankan maupun sains saja, namun telah menjalar ke berbagai bidang.Komputer dan teknologi informasi sekarang ini sudah sampai pada taraf pervasif, yang telah menjadi satu alat dalam proses kegiatan belajar dan mengajar sehari-hari, mulai dari menulis laporan, perangkat analisis, mengumpulkan tugas, sampai dengan ke pelaksanaan percobaan.
Kondisi yang seperti ini memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk menggunakan komputer dan teknologi informasi (TI) sebagai sarana yang baik untuk meningkatkan mutu atau kualitas belajar mengajar di dalam sekolah.

Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan

Pendidikan di Indonesia memasuki tahapan yang sistematis dan lebih efisien dalam perkembangannya, Globalisasi dunia telah memicu pergeseran dalam berbagai elemen di dunia, tak terkecuali dunia pendidikan, dalam dunia pendidikan terdahulu tatap muka secara konvensional sudah menjadi kebiasaan yang masih sulit dihilangkan, pemanfaatan teknologi informasi (IT) masih belum memenuhi kriterianya dalam penerapan Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan. Contoh konkrit yang terjadi di Negara Perancis proyek “Flexible Learning”.
Hal ini mengingatkan kita kembali pada ramalan “Ivan Illich” pada awal tahun 70-an yang membahas tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Society)” yang kemungkinan secara ekstrimnya guru kemungkinan tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) juga meramalkan bahwa pendidikan pada masa mendatang akan lebih bersifat luwes (flexible).

Contoh Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan

  1. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dijadikan alat dalam mendukung pengembangan pengetahuan bagi para siswa.
  2. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat mewakili gagasan pelajar bagi pemahaman dan kepercayaan
  3.  Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan merupakan salah satu sarana informasi yang sangat mendukung dalam proses belajar siswa serta dalam hal pencarian dan pengidentifikasian informasi yang diperlukan siswa.
  4. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat dijadikan sebagai perbandingan kepercayaan, perspektif, dan pandangan terhadap dunia.
  5. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan sangat bermanfaat sebagai media sosial yang dipergunakan untuk mendukung proses berbicara bagi siswa yang terkadang enggan berbicara didepan umum.
  6. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dipergunakan siswa untuk berkolaborasi dengan siswa ataupun orang lain.
  7. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dipergunakan untuk berdiskusi, penyampaian pendapat serta membangun konsensus antar anggota.
  8. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat dipergunakan sebagai mitra intelektual dalam perannya untuk mendukung para pelajar.
  9. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat membantu pelajar dalam mengartikulasikan dan memprentasikan ilmu apa yang mereka ketahui tentang sesuatu hal.
  10. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dijadikan alat dalam meningkatkan mutu pendidikan dan sekolah yang menerapkannya.
  11. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dapat membantu meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses belajar dan mengajar (siswa dan guru).
  12. Manfaat Teknologi dalam dunia Pendidikan dipergunakan untuk mempermudah pelajar dalam mencapai tujuan pendidikan.

Keuntungan yang dapat diterima peserta didik dari pemanfaatan IT di Sekolah

  1. Peserta didik akan dapat mengakses informasi-informasi yang dibutuhkan meskipun itu adalah hasil penelitian orang lain (dengan legalitas copypaste).
  2. Peserta didik akan mendapat mengakses sumber pengetahuan lebih mudah dibanding sebelum penerapan manfaat teknologi, karena pengaksesan informasi telah banyak dipergunakan dengan media gadget (HP, Ipad, Mobile Tab).
  3. Peserta didik dapat mendapatkan Akses yang lebih mudah ke para ahli.
  4. Materi-materi pelajaran akan lebih tampil secara interaktif dan menarik, serta penyampaiannya akan lebih konseptual.
  5. Materi-materi pendidikan dapat di akses melalui belajar jarak jauh jika terkendali oleh kendala biaya dan waktu.

Oktober 15, 2013

Definisi Sistem Informasi Manajemen Menurut Berbagai Para Ahli

1. Mc. Leod, 1995
SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia
dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

2. Abdul Kadir, 2002mendefinisikan sistem informasi manajemen (SIM) adalah sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
(http://blog.re.or.id/definisi-sistem-informasi-manajemen.htm)

3.George M.Scott

Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian Sub-sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan’.
(http://fizzulhaq.blogspot.com/2009/11/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html)

 4. Gordon B.Davis
Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu serapan teknologi baru kepada persoalan keorganisasian dalam pengolahan transaksi dan pemberian informasi bagi kepentingan keorganisasian’.

5. Kroenke, David, 1989
SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi.


Sumber : http://wira059.blogspot.com/2011/09/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html

Juni 15, 2013

Kisah Sukses Zigas Coffe House “N” Karaoke

 

        Saat suatu produk muncul di Indonesia yang berlatar belakang minuman instan siap seduh, mulai banyak bermunculan usaha kecil yang menjual minuman instan ini yang di seduh atau di blender dengan es batu. Maka dari itu, kisah sukses Zigas Coffe House “N” Karaoke pun di mulai. Pada awalnya nama dari tempat ini hanyalah Zigas. Zigas dibuat hanyalah nama yang diberikan oleh para pengunjung yang telah sering datang bersama dengan seorang sahabatnya dan lalu kemudian menjadi pacar di tempat itu atau kisah suka duka cinta mereka terjadi di tempat itu. Adapun saat itu sedang populer lagu “Sahabat jadi Cinta” yang  dibawakan oleh band Zigas , maka terbentuklah nama Zigas. Lalu, lama kelamaan sehubung dengan menu yang juga banyak bertambah Pak Imron selaku pemilik mempatenkan nama menjadi Zigas Coffe “N” Karaoke. Zigas Coffe House “N” Karoke adalah nama tempat yang beralamat Puri Cendana Rpc 57 RT 01 RW 08 Sumber Jaya , Tambun dimana kita bisa membeli minuman instan siap seduh itu yang di sajikan dengan di blender menggunakan es yang diberi tambahan seperti ice cream, seres, susu, keju , agar , dan lain-lain. Kita pun dapat menikmatinya sambil berbincang di tempat dan berkaraoke. Pak Imron Rozali selaku pemilik dari Zigas Coffe House “N” Karaoke ini menyatakan bahwa awal ide membuat usaha ini adalah ketika salah seorang keponakannya datang ke rumah dan membawa minuman dingin ini , ia bertanya berapa harga dari minuman itu dan tenyata harganya lebih mahal dari pada apa yang dia pikirkan. Lalu ia berpikir bahwa dia pun dapat meracik minuman itu dengan kualitas yang sama namun dengan harga yang lebih murah. Maka, setelah ia membulatkan tekat untuk membuka usaha , ia pun pergi untuk mengikuti progam dari salah satu bank yang bernama Mandiri Mikro. Pak Imron meminjam uang untuk membuka usaha sebesar Rp 5.000.000,00 yang di pakai untuk membeli meja, kursi, termos tempat es dan untuk tempat ia tidak membayar sewa karena bangunan tempat ia membuka usaha adalah bangunan milik sendiri. Pak Imron memulai bisnis pada bulan Agustus tahun 2009, jadi usaha ini telah berdiri selama 4 tahun. Bisnis ini selalu memberikan keuntungan yang meningkat dari tahun ke tahunya atau bahkan dari bulan ke bulannya. “Uang pinjaman yang di pinjam dari bank pun yang seharusnya di bayar selama 3 tahun bisa di bayar tidak sampai 1 tahun” ,tutur Pak Imron. Ada pun alasan lain Pak Imron siap membuka usaha ini adalah dimana ia pada saat itu tidak mempunyai pekerjaan namun,bukan ia tidak mencoba mencari pekerjaan. Malah ia pernah banyak mencoba berbagai pekerjaan dari mulai bekerja didalam perusahaan hingga menjadi sopir dan tukang ojek pernah ia lakukan.

        Zigas Coffe House “N” Karaoke kini sudah sangat terkenal untuk masyarakat atau lebih spesifiknya anak-anak muda. Tempat ini selalu ramai di kunjungi orang-orang yang ingin membeli minuman dingin yang di jual ditempat itu atau bahkan hanya untuk sekedar berkaraoke bersama teman dan keluarga. Menu yang tersedia mungkin pada awalnya hanya minuman instan yang di blender bersama es dengan tambahan yang berbeda setiap paketnya, namun sekarang menu yang tersedia lebih bervariasi. Pak Imron menyatakan bahwa kendala dari usahanya hanyalah saat musim hujan, maka ia berpikir untuk menambahkan minuman instan yang dapat di seduh menggunakan air hangat. Lalu setelah minuman hangat di tambahkan dalam menu Pak Imron pun mencoba untuk menambahkan makanan pada menunya. Pak Imron berkata bahwa banyak dari pengunjungnya yang memberikan pendapat untuk menambahkan makanan pada usahanya sehingga mereka dapat menikmati minuman dengan makanan seperti mie, kentang goreng , roti bakar, dan lain-lain. Pak Imron menambahkan bahwa ia hanya ingin menjual makanan yang bisa cepat habis maka dari itu terpilihlah makanan yang disebutkan di atas.Zigas Coffe House “N” Karaoke dapat menjual 300 gelas dan 100 kg es dalam seharinya untuk minuman. Keuntungan yang dituturkan Pak Imron kini sudah mencapai Rp 50.000.000,00 setiap bulannya. Untuk bahan baku sendiri setiap minggunya ia hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 1.000.000,00. Pak Imron berkata , “Saya menjual makanan dengan kualitas baik ,enak, dan murah. Saya menggagap pelanggan saya yang anak muda seperti anak saya sendiri jadi, mereka bisa dekat dan sering ke sini. Nah, dari situ mereka banyak yang bilang sama teman-teman mereka untuk datang . Saya juga yang orangnya ramah selalu menyapa orang-orang yang lewat depan sini jadi mereka banyak yang mampir lalu membeli jualan saya dan banyak dari mereka yang kembali bersama teman dan keluarga. Saya selalu tersenyum kepada semua orang.” .

        Pak Imron menyatakan bahwa selama usahanya berdiri ia tidak pernah mengalami kegagalan malah terus berkembang. Ia tidak menganggap usaha sejenis yang muncul sebagai musuhnya namun ia malah senang karena jejaknya diikuti. Ia pun malah berdoa semoga usaha-usaha yang muncul sepertinya usahanya akan berkembang dan sukses. Ia percaya bahwa rejeki sudah di atur oleh sang Maha Pencipta. Namun, ia pun tetap melakukan usaha dengan menekan ongkos yaitu maksudnya adalah ia berusaha untuk tetap pada harga yang ada sekarang dan tidak berpikir untuk banyak mengambil keuntungan , tuturnya “Saya lebih baik menjual dengan harga Rp 5.000,00 tapi banyak pengunjung yang datang dari pada saya menjual dengan harga Rp 10.000,00 tapi yang datang hanya 10 orang dalam sehari.” . Zigas Coffe House “N” Karaoke kini sudah mengalami perluasan. Pemilik memepunyai keinginan untuk membuka cabang namun, ia berpikir untuk memaksimalkan dulu usahanya sekarang karena ia tidak ingin menambah cabang namun ia harus membayar sewa. Maka ia berpikir untuk menunda membuka cabang dan lebih dahulu memaksimalkan tempat yang ada. Pak Imron dan istrinya sajalah pada awalnya menjalankan usaha namun kini sudah ada 5 pegawai yang bekerja membantu Pak Imron dan istri. Dalam perekrutan pegawai, Pak Imron tidak mementingkan background pendidikan dari pegawainya ia berkata , “ Saya lebih suka orang yang bodoh namun dia rajin dan mau berkerja keras dari pada orang yang pintar tapi manja. ”. Pak Imron juga menyatakan bahwa karena usahanya berada pada bidang kuliner maka ia menerima orang yang bersih, ia melihat kebersihannya dari kukunya hitam atau tidak. Pada akhir wawancara kami , Pak Imron memberikan kiat-kiat untuk para pemula dalam usaha yaitu , pertama jika ingin di bidang kuliner carilah barang dagangan yang tidak cepat basi dan sudah diperiksa oleh badan kesehatan. Lalu, kedua mencari tempat yang ramai atau strategis, dan yang terakhir ketiga yaitu banyak bersyukur atas apa pun hasil yang di dapat.

        Begitulah wawancara kami dengan Pak Imron pemilik Zigas Coffe House “N” Karaoke, semoga dapat bermanfaat bagi para pembacanya. Kami dapat menyimpulkan bahwa usaha dapat tetap berjalan walaupun kita tidak mempunyai modal atau modal yang sedikit. Sedikit saja yang bisa kami sampaikan untuk kurang lebih dari penulisan ini, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya.
Kelompok :
·        Maulidiya Sarasati
·        Mega Puspa Pertiwi
·        Prabu Darmawan
·        Siti Aufah Anisa Wahdanis
·        Tri Minarti